PESTA RAKYAT: Kedatangan Ketua DPRD Kabupaten Bekasi saaat menghadiri "Pesta Rakyat" yang digelar Ormas Oi dan Pemerintah Desa Kertarahayu, Minggu (25/10).

METRO CIKARANG – Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, BN Holik Qodratullah mengunjungi jembatan Sasak Mare yang kini tengah viral. Kedatangan orang nomor satu di legislatif menghadiri “Pesta  Rakyat” yang digelar Ormas Oi Kabupaten Bekasi dan Pemerintah Desa Kertarahayu, Minggu (25/10).

Pesta Rakyat dan Sedekah Bumi ini digelar sebagai bentuk keseriusan masyarakat untuk memajukan sektor pariwisata di desa yang digadang-gadang sebagai desa wisata. BN Holik pun secara simbolis memecahkan kendi dan menebas tebu sebagai pembukaan pesta rakyat.

“Di tengah kemajuan pembangunan Setu. Budaya dan kearifan lokal tidak boleh ditinggalkan. DPRD mendukung upaya Desa Kertarahayu untuk menjadi desa wisata di Kabupaten Bekasi,”kata BN Holik.

BN mengatakan dengan vitalnya Sasak Mare, menandakan ada potensi wisata yang dapat dikembangkan sehingga dapat meningkatkan perekonomian warga.

“Sasak Mare ini viral. Ini menunjukkan kreatifitas warga. Kami DPRD sangat mengapresiasi dan mendukung Kertarahayu menjadi desa wisata,”kata BN.

Holik mengatakan menurut keterangan Pemerintah Desa Kertarahayu ada sekitar 8000 meter lahan Tanah Kas Desa (TKD) yang bisa dikembangkan menjadi destinasi wisata.

“Ada lahan sekitar delapan ribu yang bisa dikembangkan. Jika belum masuk anggaran di tahun 2020. Bisa dimasukan ke anggaran perubahan. DPRD mendukung itu,”ujar dia.

BN juga menegaskan tidak boleh ada pengrusakan lingkungan di Desa Kertarahayu yang merupakan desa penghijauan yang belum terdapat perumahan

“Adanya destinasi wisata dapat meminimalisir pengrusakan lingkungan di Desa Kertarahayu. Semua harus menjaga, apalagi Pak Wakil Gubernur sudah datang kesini untuk menutup galian tanah merah,”tutur dia.

Ketua Oi Kabupaten Bekasi, Abdul Rohman mengatakan desa wisata Kertarahayu harus didukung oleh semua pihak agar dapat meningkatkan perekonomian warga, “Oi fokus dilingkungan hidup. Tidak boleh lagi ada pengrusakan alam di Desa Kertarahayu dan upaya pemerintah desa menjadikan desa wisata harus didukung,”ujar dia.

Kepala Desa Kertarahayu, Rudi Catur Pribadi mengatakan untuk terhindar dari pengrusakan lingkungan, harus didukung semua pihak, “Sama-sama mari kita jaga Kertarahayu,”tuturnya.

(dim/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here