METRO CIKARANG -Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan dan Pencegahan Penyebaran Covid-19 Desa Kertarahayu, Kecamatan Setu tengah mendata warga yang bekerja di PT Epson. 

Hal tersebut dilakukan, menyusul adanya ratusan karyawan PT Epson yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan berhenti beroperasi perusahaan printer itu. Pihak desa ingin memastikan karyawan yang bertinggal di Desa Kertarahayu tetap berada dirumah.

“Hingga saat ini belum data (karyawan Epson,red). Tapi Tim satgas desa sudah saya info untuk menyisir warga yang bekerja di PT Epson,” kata Wasatgas Desa Kertarahayu, Dedi dikonfirmasi awak media.

Jika terdapat ada karyawan PT Epson, dikatakan Satgas desa bakal memantau kondisi kesehatan dan diminta untuk tidak meninggalkan rumah jika tidak penting.

Sebelumnya Pengurus serikat pekerja PT Indonesia Epson Industry meminta seluruh masyarakat yang tinggal berdekatan dengan karyawan Epson jangan panik dan tidak mengucilkan para pekerja.

Ketua PUK SPEE FSPMI Epson, Abdul Bais mengatakan perusahaan sudah mengeluarkan aturan jika ada karyawan yang terkonfirmasi positif. Semua pekerja juga sudah dibekali informasi terkait alasan lockdown Epson.

“Masyarakat yang tinggal berdekatan dengan pekerja Epson jangan panik, tetap bekerja sama dalam penanggulangan Covid-19 sesuai dengan prosedur di kelurahan atau desa masing-masing. Jangan sampai ada pekerja yang dikucilkan,”kata Bais.

Bais juga meminta kepada seluruh pekerja yang tidak dinyatakan positif tetap berada dirumah dan tidak diperkenankan untuk pulang kampung. Manfaatkan waktu dirumah dengan keluarga dan mendekatkan diri dengan tuhan.

(dim/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here