MINGGON: Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi lakukan rapat Minggon perdananya di tahun 2021. foto: ALMUJAMIL/CIKARANG EKPPRES

METRO CIKARANG – Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi lakukan rapat Minggon perdananya di tahun 2021, Rabu (13/1). Dalam rapat Minggon kecamatan tersebut ada berapa hal yang di bahas, satu di antaranya terkait penekanan penularan virus korona atau Covid-19.

“Iya terkait Minggon kali ini membahas arahan Pak Bupati Eka Supria Atmaja tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat, menyusul kondisi Covid yang makin meningkat, salah satunya di wilayah Kecamatan Cibarusah, ” kata Camat Cibarusah Muhamad Kurnaefi usai rapat Minggon, Rabu (12/1).

Hingga saat ini, Rabu (13/1) berdasarkan informasi dari Kepala Puskesmas Cibarusah, dari lima Desa di Kecamatan Cibarusah sudah ada kurang lebih 69 orang terpapar positif Covid-19. Selanjutnya mereka melakukan isolasi mandiri bahkan ada juga yang di Bapelkes dan ada juga yang di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bekasi.

“Tadi saya menegaskan kepada para kepala desa (Kades), Badan Permusyawaratan Desa (BPD), kita harus mengikuti apa yang sudah di sampaikan pak bupati tentang kegiatan masyarakat yang mengundang kerumunan massa,” paparnya.

Kurnaefi mengungkapkan, sebagian besar warga yang terpapar positif Covid-19 berasal dari warga perumahan.  kemungkinan besar mereka yang kerja di kantor dan juga perusahaan, selanjutnya mereka ada kontak dengan keluarga. 

“Jadi ada klaster perusahaan dan klaster keluarga,” jelasnya.

Namun begitu, kesadaran masyarakat terkait protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 masih rendah. Untuk itu, pihaknya beserta gugus tugas Covid-19 Kecamatan Cibarusah meningkatkan operasi yustisi.

“Kami upayakan kegiatan Prokes, operasi yustisi dengan rekan-rekan Muspika, TNI, Polri dan Satpol-PP rutin kami laksanakan hingga saat ini sehari dua hingga tiga kali,” ujarnya.

Selain itu, pelayanan di kantor Kecamatan Cibarusah juga memperketat Prokes Covid-19. Dimana warga yang tidak mematuhi  Prokes seperti tidak menggunakan masker dan lain sebagainya, kami akan perintahkan dulu untuk mengunakan masker sebelum memberikan pelayanan.

” Iya mudah-mudahan gak perlu di ingatkan dan masyarakat sadar akan Prokes Covid-19,” kata dia.

Selanjutnya, Camat juga mengimbau kepada para pengelola usaha bisnis, baik restoran, rumah makan, tempat wisata atau hiburan seperti di KSB ada wahana air. 

“Kami mengimbau sesuai instruksi pusat maksimal 25 persen dari kapasitas ruangan yang ada di batasi sampai jam 7 malam,” imbuhnya.

“Itu yang terus kami imbau dan bahwa pemerintah sekarang tegas. Jadi kalau misalnya melanggar akan langsung di tutup,” tandasnya.

Kurnaefi juga meminta kepada UPTD Pasar Cibarusah untuk terus mengingatkan, baik pedagang maupun pembeli untuk mentaati Prokes Covid-19.

(mil)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here