METRO CIKARANG -Guna memastikan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tepat sasaran. Inspektorat Kabupaten Bekasi turun lapangan memeriksa langsung ke desa-desa.

Seperti di Desa Mukti Jaya, Kecamatan Setu, Inspektorat menerjukan tim khusus untuk mendatangi rumah-rumah penerima BLT-DD dan memeriksa berkas milik pemerintah desa (pemdes), Rabu (14/10).

Kasi Pemerintahan Kecamatan Setu, Kusnadi, menjelaskan 4 desa sebelumnya sudah diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Desa yang sudah diperiksa adalah Burangkeng, Kertarahayu, Cileduk, dan CIkaregeman. Pemeriksaan telah berlangsung pada 25 Agustus 2020 di Kantor Camat Setu.

“Desa Muktijaya adalah desa pertama yang diperiksa Inspektorat Kabupten Bekasi. Besok Cijengkol dan Lubangbuaya,” katanya.

Kemudian, pada hari Senin (19/10) akan berlangsung untuk Desa Ragemanunggal dan Tamansari, dilanjutkan oleh Cibening dan Tamanrahayu.

Pemeriksaan dilakukan leh 5 orang pegawai Inspektorat Kabupaten Bekasi . “Pemeriksaan awalnya berkas BLT dan penggunaan dana desa untuk covid-19, dan padat karya tunai desa (PKTD) di Desa,” ucap dia.

Kepala Desa Mukti Jaya, Runi kepada awak media menjelaskan penyaluran BLT-DD sesuai arahan pemerintah dan dipastikan tepat sasaran.

Pasalnya, Pemerintah Desa Mukti Jaya sebelum penetapan melakukan kroscek langsung ke lapangan usai mendapatkan data dari rt/rw.

“BLT-DD ini memang difokuskan untuk yang benar-benar membutuhkan di Mukti Jaya. Total penerima sebanyak 260 Kartu Keluarga,”ujar dia.

Ia menjelaskan mayoritas penerima BLT-DD adalah warga yang ekonominya terdampak selama pandemi Covid-19,”Bermacam-macam, ada kuli kasar, warga yang terkena PHK dan pedagang-pedagang kecil,”ujar dia.

Runi pun memastikan tidak ada oknum yang memotong penyaluran BLT-DD,”Penyaluran kan dikawal langsung oleh Bank BJB,”tuturnya.

Salah satu penerima BLT-DD mengaku manfaat program ini sangat membantu terlebih dirinya memang penghasilan menurun drastis selama Pandemi Covid-19.

“Pengambilan langsung di Bank BJB, ga ada potongan. Saya berjualan lauk matang, memang sangat terbantu karena saat ini orang tua sedang sakit, jadi jualan terhenti,”tuturnya.

(dim/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here