Petugas medis memeriksa kesehatan relawan sebelum di vaksin pada simulasi vaksinasi COVID-19 di Puskesamas Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (18/11/2020). Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto mengatakan, pemerintah menargetkan imunisasi COVID-19 akan diberikan kepada 67 persen dari 160 juta penduduk berusia 18-59 tahun atau sebanyak 107,2 juta orang, pemberian vaksinasi akan dilakukan melalui skema vaksin program dan vaksin mandiri. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/hp.

METRO CIKARANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi menyatakan sudah siap melaksanakan vaksinasi Covid-19. Rencananya vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bekasi akan berlangsung pada pekan ketiga Desember 2020.

“Kami menunggu hadirnya vaksin ini. Seluruh jajaran gugus tugas sudah siap, tenaga kesehatan, maupun distribusi vaksin, sasarannya juga sudah siap,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bekasi Alamsyah, Kamis (12/11/2020).

“Secara kesiapan kami sudah lakukan sesuai prosedur. Kami sudah siap, fasilitas maupun perangkat dan sumber daya sudah siap. Tinggal menunggu arahan pusat saja. Sasaran distribusi juga sudah siap,” katanya.

Pemkab Bekasi, menurut Alamsyah, telah menyiapkan sedikitnya 50 tenaga kesehatan untuk melakukan vaksinasi Covid-19 pada warga sasaran.

“Sudah ada 50 tenaga kesehatan yang siap jadi operator vaksin corona dan masih akan kembali kami tambah mengingat luasan wilayah Kabupaten Bekasi,” tukas dia.

Menurut dia, 50 tenaga kesehatan yang berasal dari 44 pusat kesehatan masyarakat tersebut telah menjalani pelatihan perihal vaksinasi selama sepekan secara daring maupun tatap muka di Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Sri Enny Mainiarti mengatakan bahwa Kabupaten Bekasi mendapat jatah 487.882 dosis vaksin dalam vaksinasi Covid-19 tahap pertama.

Warga dengan kategori berisiko tinggi sebagai sasaran prioritas vaksinasi.

“Selebihnya dialokasikan untuk tenaga kesehatan, TNI-Polri, tenaga pendidik, dan pekerja di sejumlah tempat pelayanan publik,” bilang dia

(Yudi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here