METRO CIKARANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, mulai melakukan sosialisasi kepada warga untuk membongkar bangunan liar yang berada di garis sempadan sungai.

“Kita secara bertahap melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak lagi menempati bangunan di pinggir kali,” ujar Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja, Minggu (15/11/2020).

Bangunan liar tersebut menjadi salah satu penyebab terjadi pendangkalan kali akibat warga menguruk bantaran kali menjadi daratan untuk didirikan bangunan.

“Rata-rata, warga bermukim di bantaran kali bukan warga kami. Mereka pendatang,” sambung Sugi, warga Perum Graha Prima, Tambun Selatan.

Di sepanjang aliran Kali Jambe terdapat beberapa bangunan semi permanen maupun bangunan permanen warga. Bangunan ini sudah berdiri sejak beberapa tahun silam.

Sejak dicanangkan pekan gotong royong Bekasi bebas banjir pada Sabtu (14/11/2020), Pemkab Bekasi mulai melakukan pengerukan lumpur dan sampah di sungai-sungai yang ada di Kabupaten Bekasi.

“Pekan gotong royong ini melibatkan semua elemen masyarakat serta jajaran forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kabupaten Bekasi. “Semua kali atau sungai, mulai kita bersihkan sebagai upaya pencegahan banjir saat memasuki musim hujan,” bebernya.

“Khusus di bantaran Kali Jambe, kata Eka, Pemkab Bekasi akan membuat jalan alternatif di pinggir kali. Rencana ini masuk program kerja tahun depan. “Saat ini, kami masih sosialisasi kepada warga untuk membongkar sendiri bangunannya,” imbuhnya.

Selain itu, sambung Eka, Perum Jasa Tirta (PJT) II tak lagi mengeluarkan surat izin pengelolaan lahan (SIPL) di sepanjang bantaran kali. Diharapkan, SIPL yang telah dikeluarkan PJT II, masa berlakunya telah habis dan masyarakat tak lagi dapat memperpanjang kembali.

Sebelumnya, Pemkab Bekasi melibatkan seluruh unsur masyarakat serta jajaran Forkopimda untuk membersihkan sungai yang terdapat di 23 kecamatan se-Kabupaten Bekasi.

Kegiatan bersih-bersih sungai merupakan upaya mengantisipasi ancaman banjir yang kerap terjadi saat musim hujan. “Kita menyelenggarakan pekan Bekasi bebas banjir untuk menghadapi musim hujan,” ujarnya.

Eka Supria Atmaja memulai rangkaian pekan gotong royong Bekasi bebas banjir dengan membersihkan Kali Jambe di Perumahan Graha Prima, Tambun Selatan, Sabtu (14/11/2020).

Terlihat antusias masyarakat bersama jajaran TNI, Polri dan Pemkab Bekasi ingin menyukseskan kegiatan bersih-bersih sungai tersebut.

(Yudi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here