METRO CIKARANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi gelar pembinaan amil jenazah di Hotel Grand Cikarang, Jababeka Cikarang Utara, Senin (09/11). Langkah ini diambil guna memberikan pemahaman dan bimbingan kepada amil jenazah.

Kegiatan tersebut di hadiri oleh 50 orang amil jenazah dari 23 Kecamatan yang ada di Kabupaten Bekasi.

Dalam sambutanya, Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja melalui Asisten Pemerintahan dan Kesra (Asda I), Yana Suyatna mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada amil jenazah dan juga bimbingan kepada masyarakat serta kasi kecamatan agar memiliki persepsi sama dalam penanganan jenazah. Baik yang terkena covid-19 maupun jenazah biasa.

“Tentunya harus bisa bedakan, karena sudah ada fatwa dari MUI Nomor 18 Tahun 2020 tentang pedoman pengurusan jenazah muslim yang terinfeksi Covid-19. Mulai tahap pemandian jenazah, pengkafanan, penyolatan, hingga penguburan,” jelasnya

Yana menambahkan, jenazah muslim pengurusannya harus sesuai syariat Islam. Namun tetap memenuhi protokol kesehatan agar tidak berpotensi terjadinya penularan terhadap diri sendiri maupun orang lain.

“Ya karena sangat riskan ketika mereka tidak mengenal atau tidak tahu cara penanganan ketika jenazah terkena covid-19, sehingga bisa jadi amil jenazah menjadi korban dari penularan covid-19 itu sendiri,” ujarnya

Yana juga berharap, kegiatan tersebut mampu meningkatkan pengetahuan khususnya dalam masalah pengurusan jenazah. Sehingga diharapkan Kabupaten Bekasi kedepannya menjadi 2 kali tambah baik.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteran Rakyat Kabupaten Bekasi, Benny Iskandar mengatakan kegiatan tersebut merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) amil jenazah yang handal dan mampu berkontribusi terhadap pembangunan bidang keagamaan di Kabupaten Bekasi, yang berorientasi pada pembangunan manusia unggul dan agamis.

“Kepada segenap jajaran Dinas/Instansi terkait yang telah berpatisipasi, saya ucapkan terimakasih atas kerjasamanya. Semoga kerjasama yang terjalin terus terpelihara dan berkesinambungan,” pungkasnya.

(Yudi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here