PEBAYURAN – Program wirausaha baru (WUB) di Kabupaten Bekasi terus digaungkan Dinas Perindustrian (Disprin) setempat.

Kemarin (20/8) di Desa Karangjaya, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, dinas yang dikomandoi Peno Suyatno itu memberikan pelatihan pembuatan sabun dan sampo dalam industri kimia di wilayah III.

Peno menuturkan sebanyak 40 pelaku usaha mendapat pelatihan pembuatan sabun dan sampo sebagai bagian mewujudkan wirausaha baru. Di mana, maksud dan tujuan pelatihan adalah untuk memberikan wawasan dan pengetahuan. Serta meningkatkan kemampuan keterampilan bagi calon Industri Kecil Menengah (IKM) Kabupaten Bekasi.

“Tapi khusus pelatihan sabun dan sampo ini merupakan kegiatan perdana. Dan syukur alhamdulilah sambutannya cukup luar biasa ya,” ujar dia kepada Onlinemetro.id, kemarin.

Menurut Peno, pihaknya sengaja menggulirkan pelatihan tersebut karena sabun dan sampo merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Sehingga pelaku IKM bisa merintis usaha baru industri kimia dengan jenis kebutuhan rumah tangga.

Selain itu, mereka juga dibekali materi marketing strategi untuk mempermulus usaha yang sedang dirintisnya terhadap pasar. Harapannya, antara praktik dan teori akan sama untuk melakukan inovasi dan kreatif agar memberikan nilai tambah ekonomi dalam berwirausaha.

“Sebenarnya kegiatan ini sejalan untuk mendukung misi ketiga Kabupaten Bekasi, yakni memantapkan perekonomian daerah melalui penguatan sektor perindustrian, perdagangan, pertanian dan pariwisata, “ tegas Kadisprin itu.

Peno menambahkan pelatihan ini bisa membantu masyarakat Kabupaten Bekasi dalam meningkatkan perekonomian. Harapannya, antara praktik dan teori akan sama untuk melakukan inovasi dan kreatif agar memberikan nilai tambah ekonomi dalam berwirausaha.

“Kita juga berharap masyarakat serius, dan bisa mengembangkan hasil produk yang dibuat langsung oleh masyarakat, dan tentunya bisa bersaing dengan perusahaan besar, “tutupnya.

Diketahui bersama, program wirausaha baru merupakan bagian dari visi dan misi Bupati untuk lima tahun mendatang. Targetnya bisa mencetak lima ribu 5.000 wirausaha baru di Kabupaten Bekasi agar berkurangnya angka kemiskinan dan pengangguran yang ada di kabupaten bekasi.

Adapun tujuan dari program wirausaha terlebih dahulu di titik beratkan pada pemberian materi mental block terutama bagi pemula untuk lebih bermotivasi menjadi wirausaha baru yang kemudian dilanjutkan dengan memberi pelatihan yang sesuai dengan kemampuan dan seperti apa nantinya bisnis yang akan dibangun. (ugi/hyt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here