Kepala UPTD Puskesmas Sukadami, dr. Adi Pranaya

Puskesmas Sukadami Terus Evaluasi Pasien Covid-19

METRO CIKARANG  – Puskesmas Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi melaksanakan kegiatan rapat rutin tiap tahunnya, yaitu rapat tinjauan mutu dan juga komitmen bersama untuk akreditasi pelayanan paripurna di Puskesmas Sukadami. 

Kepala UPTD Puskesmas Sukadami, dr. Adi Pranaya mengungkapkan, dalam acara tersebut sekaligus mengadakan rapat koordinasi untuk survey mawas diri dan musyawarah masyarakat desa di wilayah kerja Puskesmas Sukadami yaitu, Desa Suka Sejati, Desa Ciantra, Desa Serang dan Desa Sukadami.

“Dimana keempat desa ini adalah wilayah kerja kami dengan jumlah penduduk kurang lebih 97.560 jiwa. Survey mawas diri ini dilakukan dalam rangka untuk mengetahui bagaimana keinginan dan kendala-kendala yang di hadapi oleh masyarakat dalam arti bidang kesehatan. Dan hasil dari survey mawas diri ini akan di bawa ke musyawarah masyarakat desa dan akan di sampaikan kembali di rapat tingkat kecamatan,” ungkap dr. Adi kepada Cikarang Ekspres usai acara rapat di Hotel Grand Cikarang, Cikarang Utara.

Lalu, sambung dia, berikutnya lagi adalah rapat koordinasi untuk Protokol Kesehatan (Prokes), kemudian sosialisasi terkait vaksin Covid-19 bagi tenaga kesehatan maupun di masyarakat. Dan juga adalah bagaimana prihal kampung tangguh menjadi salah satu upaya dalam hal mencegah resiko penularan Covid-19 di Desa atau di RT dan RW.

“Oleh karena itu harapan kami dengan adanya kegiatan ini, kami yang di hadiri oleh Puskesmas, di hadiri juga oleh  Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS), dihadiri juga oleh klinik rumah sakit dari desa serta yang terkait hari ini di jalankan dengan mengikuti Prokes, yaitu jaga jarak, memakai masker dan selalu mencuci tangan dengan sabun, dengan harapan kegiatan yang dilakukan ini tidak berpotensi terhadap resiko penularan Covid-19,” paparnya.

Selai itu, Puskesmas Sukadami terus melakukan evaluasi terhadap pasyen yang terpapar Covid-19, per minggu, per dua minggu dan rekapan per satu bulan.

“Untuk data terakhir rekapan 1 Januari 2021 sampai dengan 31 Januari, untuk swab positif Covid-19 VCR adalah 384 orang dengan kasus kontak erat 400 orang sehingga notabene kita sudah hampir 800 orang-orang yang resiko dan sudah pasti Covid-19,” urainya.

Adi menjelaskan, tingginya penularan Covid-19 di wilayah Kecamatan Cikarang Selatan di karenakan ketika ada resiko kontak erat atau suspek, pihaknya langsung swab dan ternyata benar hasil swab VCR nya positif.

“Jadi dengan harapan ketika dia positif maka dia di sarankan Isolasi mandiri dan mencegah resiko penularan ke orang lain,” pungkasnya.

(mil/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here