METRO CIKARANG – Polres Metro Bekasi gelar rapat terbatas Operasi Ketupat Jaya 2020 menjelang Hari Raya Idul Fitri. Langkah ini sebagai antisipasi pelonjakan arus mudik di masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB), GT Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jumat (22/5).

Polres Metro Bekasi sebagai perbatasan wilayah hukum Polda Metro Jaya dan Banten untuk itu harus bisa melakukan penyekatan, pemeriksaan dan pencegahan terhadap masyarakat yang hendak mudik atau pulang kampung.

Dalam kesempatan itu, Kapolda Metro Jaya, Irjen. Pol. Nana Sujana, mengatakan pelaksanaan operasi ketupat jaya akan ada 18 penyekatan yang ada di wilayah hukum Polda Metro Jaya. 

“Jadi nanti dua titik ada di tol dan sisanya sebanyak 16 akan dilakukan di jalan Arteri atau diluar tol,” tegas dia didampingi Kapolres Metro Bekasi, Kombes. Pol. Hendra Gunawan.

Masa Pandemi Covid-19, sambung Nana, pihaknya terus berupaya melakukan pencegahan penyebaran virus korona sampai ke wilayah. Seperti larangan mudik lebaran.

“Apalagi dari awal Bapak Presiden Jokowi sudah menyampaikan adanya pelarangan masyarakat untuk melakukan mudik,” tegas dia.

Kata Nana, bersama dengan pemerintah daerah dan Palang Merah Indonesia (PMI) telah melakukan pencegahan terkait pelarangan mudik. 

“Hasil evaluasi kami memang ada mulai tanggal 24 April sampai 21 Mei 2020. Jadi evaluasinya adanya penurunan masyarakat yang akan melakukan mudik, secara grafik itu menurun,” ungkap dia.

Namun dalam empat hari terakhir menjelang hari raya idul fitri, Nana mengakui bahwa adanya peningkatan jumlah pemudik.

“Kami sudah melakukan 70 ribu teguran dan kami juga sudah memutar balikan kendaraan yang mau mudik sebanyak 25.691 kendaraan yang kita putar balikan kendaraan baik itu di Tol maupun di Arteri,”pungkasnya

Polda Metro Jaya dalam hal penyekatan ini juga berhasil mengamankan 471 kendaraan tanpa izin trayek (Travel Gelap) dan juga mencegah penumpang yang hendak mudik sebanyak 2.771 orang.

“Terkait dengan travel gelap, selama ini kami juga bekerjasama dengan dinas perhubungan,”tandasnya.

Peneguran secara humanis dan juga penjelasan yang baik. Pastinya dapat diterima oleh masyarakat untuk bersama-sama mencegah penyebaran Covid-19 dengan mensupport pemerintah. 

(Firmansyah)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here