METRO CIKARANG – Kecamatan Cikarang Selatan (Ciksel) terkesan lambat menangani virus korona. Buktinya, kecamatan yang dipimpin Dodo Hendra Rosika masuk wilayah tertinggi kedua penyebaran virus korona di Kabupaten Bekasi, setelah Tambun Selatan (Tamsel).

Terlebih, Ciksel juga punya ada dua kasus anak di bawah lima tahun (balita) positif terinfeksi Covid-19.

Juru Bicara Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah menyebutkan kedua balita itu merupakan warga Kecamatan Cikarang Selatan.

“Ya ada dua orang balita, kedunya warga Cikarang Selatan,” kata dia kepada OnlineMetro.id, Rabu (3/6).

Alamsyah menjelaskan, dua balita yang dinyatakan positif Covid-19 tertular melalui orangtuanya yang terlebih dahulu mengalami hal serupa.

“Jadi memang orangtuanya yang menularkan. Mereka bekerja di luar Bekasi,” kata dia.

Pak Camat Kemana Nih! Cikarang Selatan Tertinggi Positif Korona se-Bekasi

Adapun usia kedua balita itu masing-masing satu dan empat tahun, kondisinya hingga saat ini dalam keadaan baik.

“Satu sudah sembuh awal bulan Mei, satu lagi masih dirawat dalam kondisi baik,” terangnya.

Adapun berdasarkan data di situs pikokabsi.bekasikab.go.id, perkembangan kasus positif Covid-19 di Kabupaten Bekasi hingga hari ini tercatat sebanyak 178 kasus.

Sebanyak 127 diantaranya sudah dinyatakan sembuh, 15 orang meninggal dunia, 18 orang hingga saat ini masih dirawat di rumah sakit rujukan dan 18 sisanya menjalani isolasi mandiri.

Sedangkan untuk orang dalam pemantauan (ODP), hingga saat ini tercatat sebanyak 3447 orang. 3404 sudah rampung masa pemantauan dan 43 sisanya masih dalam masa pemantauan.

Selanjutnya untuk data pasien dalam pengawasan (PDP), hingga hari ini tercatat sebanyak 988 orang. 921 diantaranya sudah rampung proses pengawasan dan 67 pasien masih dalam pengawasan.

Selain itu, Pemkab Bekasi juga mencatat kasus orang tanpa gejala (OTG). Hingga saat ini tercatat 1127 OTG, 1032 diantaranya sudah selesai masa pemantauan dan 89 sisanya masih dalam pemantauan.

Sekedar diketahui, data persebaran Covid-19 dari situs web Covid19.go.id, per 29 Mei 2020, sebanyak 2,3 persen kasus positif korona adalah balita (0-5 tahun) dan 5,6 persen anak-anak (6-17 tahun). Dengan begitu, balita rentan terinfeksi wabah virus korona.

(Haripan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here