METRO CIKARANG – Imbas Covid-19 membuat ekonomi desa menurun drastis. Menilik kondiisi itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi Ida Farida meminta kepada para kepala desa  maupun lurah se-Kabupaten Bekasi untuk terus bekerja maksimal agar ekonomi desa tetap naik.

Satu di antaranya, kegiatan peningkatan potensi masyarakat desa di Hotel Grand Cikarang, Kecamatan Cikarang Utara. 

Kegiatan yang dihadiri 113 orang terdiri dari pengurus BUMDes 90 orang dan 23 orang kasi Kecamatan yang membidangi BUMDes itu  diharapkan menyerap ilmu narasumber dari ISTB, Direktur LPPM Unisma dan tenaga ahli pengembangan ekonomi desa.

“Kita tahu tidak mungkin kepala desa bergerak sendiri untuk memajukan ekonomi masyarakat, tapi juga harus ada gotong royongnya,” kata Ida kepada awak media, Senin (26/10).

Artinya, sambung dia, perlu kerja bersama dalam meningkatkan potensi ekonomi desa. “Karena kepala desa dan perangkatnya tidak bisa kerja sendiri,” jelas Ida.

Bahkan, kata Ida, DPMD juga tidak bisa kerja sendiri, ketika ingin masyarakatnya sejahtera. Membangun dari pikiran, membangun desa bagaimana desa itu bisa maju.

“Kalau kita bicara soal Ingin pengembangan potensi masyarakat desa tidak bisa sendirian,” tuturnya.

Ida berharap, BUMDes menjadi roda perekonomian desa di Kabupaten Bekasi dentan beberapa BUMDes yang sudah maju. Salah satunya memproduksi air mineral.

“Kalau kita berkembang, kita bisa melihat apa yang ada di desa, itu sebenarnya luar biasa. Tidak perlu kita hijrah ke kota, ” ujarnya.

Ida menambahkan, untuk mengembangkan BUMDes harus telaten.  “Tidak ujug-ujug jadi pengusaha langsung sukses. Pasti merintis dari bawah, ” bebernya.

(mil)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here