METRO CIKARANG – Imam masjid di Kabupaten Bekasi rencananya akan digaji mulai tahun 2021. Namun mereka yang digaji harus memenuhi sejumlah syarat sehingga dapat menerima uang Rp2,5 juta per bulannya.

Nantinya, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Bekasi, yang akan menjadi penanggung jawab, menyatakan akan ada seleksi yang melibatkan Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ).”Imam masjid yang akan kita gaji, tentunya melalui sejumlah seleksi. Nanti ada seleksinya,” kata Ketua DMI Kabupaten Bekasi Imam Mulyana di Cikarang, Senin (09/11/2020)

Hal itu ditegaskan lagi oleh Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja saat menyampaikan sambutan pada pembukaan acara Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke-52 tingkat Kabupaten Bekasi di Halaman Kantor Kecamatan Cikarang Pusat, Senin 23 November 2020.

Bupati Eka menyebutkan, Pemkab Bekasi rencananya akan mengambil 500 imam masjid berkemampuan khusus dengan tilawah melalui seleksi dari setiap desa di 23 kecamatan se-Kabupaten Bekasi.

“Misalkan ada dua masjid jami’, dari 187 desa dan kelurahan di Kabupaten Bekasi, minimal ada di setiap desa, satu desa bisa dua orang,” ujarnya

Sementara itu, Kabag Kesra Setda Kabupaten Bekasi, Beni Yulianto Iskandar menambahkan, seleksi terhadap imam masjid berkemampuan khusus tersebut akan dilakukan secara terbuka setelah selesai pelaksanaan MTQ tingkat Kabupaten Bekasi selesai.

“Kita sedang rumuskan kriteria imam berkemampuan khusus di bidang tilawah ini. Misalnya, bacaannya harus baik sekali, punya kemampuan ilmu fikih, tata cara salat, taharah, dan punya hafalan Alquran yang baik, satu sampai tiga juz,” ucap Beni Yulianto.

“Nanti kita akan membuat seleksi secara terbuka setelah ajang MTQ selesai,” kata dia.

(Yudi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here