Camat Cibarusah, Muhamad Kurnaefi

METRO CIKARANG – Dibangunnya tujuh titik Hidran Umum dan Mandi, Cuci, Kakus (MCK) di wilayah Kecamatan Cibarusah, yakni di Desa Ridogalih tiga titik, Desa Ridomanah tiga titik dan Desa Sirnajati satu titik disambut baik Camat Cibarusah Muhammad Kurnaefi.

Pembagunan Hidran Umum dan MCK merupakan program Pemkab Bekasi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan PDAM Tirta Bhagasasi.

Kepada Cikarang Ekspres Muhammad Kurnaefi mengatakan, program yang di galakan Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja sejak satu tahun yang lalu di harapkan bisa membantu warga yang terdampak kekeringan.

” Kami camat cibarusah beserta pemerintah desa dan masyarakat cibarusah mengucapkan terimaksih kepada bapak bupati bekasi dan dirut pdam atas di bangunnya hidran umum dan MCK di wilayah kami,” kata Kurnaefi kepada Onlinemetro ,Jumat (28/8).

Sehingga, sambung Kurnaefi, dengan telah teraliri air bersih PDAM ke hidran-hidran tersebut semoga masalah kekeringan yang selama ini biasa dialami warga masyarakat cibarusah khususnya di tiga desa tersebut dapat teratasi.

” Saya berharap masyarakat dapat memanfaatkannya untuk memenuhi kebutuhan air bersih yang layak,” tuturnya.

Selain itu, Kata Kurnaefi, meskipun ada beberapa wilayah yang belum terjangkau atau jauh dari hidran umum dan MCK, kita berharap nantinya akan dikirimkan melalui air bersih.

” Untuk jangka panjang besar harapan kami jaringan/instalasi pdam kedepan bisa sampai langsung ke rumah rumah warga masyarakat yang bersedia menjadi pelanggan tetap PDAM,” pungkasnya.

Sementara itu salah satu warga Desa Ridogalih, Kampung Gempol, Neneng (38) mengungkapkan, pihaknya sangat berterimakasih kepada pemerintah Kabupaten Bekasi dengan di bangunnya MCK di kampungnya.

” Alhamdulillah banget ya ada bantuan dari pemerintah sebab di sini susah air, Kadang kalau ada juga kita harus bayar. Jadi dengan adanya saluran air PDAM sangat membantu,” katanya.

Sebelumnya, kata Neneng, sebelum ada bantuan air bersih dari PDAM warga sekitar mencari air ke sungai-sungai yang masih ada airnya. Baik untuk mandi ataupun nyuci pakaian.

” Harapan kedepannya agar bantuan pemerintah ini tetap gratis, agar bisa membantu,” pungkasnya.

(Jamil)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here