METRO CIKARANG – Ikatan Pekerja Warga Sekitar (IPWS) bersama puluhan buruh mendatangi Kantor Bupati Bekasi, untuk meminta keadilan dan mengajukan beberapa tuntutan.

Di antaranya, menuntut PHK secara sepihak dan juga belum mendapatkan kompensasi dari perusahaan PT Twink Indonesia yang selama ini tidak dilakukan, menolak sistem kontrak, menuntut cuti dan meminta alat kerja yang layak. Tuntutan tersebut dilayangkan kepada Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bekasi.

Koordinator aksi Edi menuturkan para buruh yang bekerja di PT Twink Indonesia yang bergerak mesin peralatan ketenagalistrikan tidak diberikan haknya. 

Menurut dia, para pekerja rata-rata sudah bekerja minimal 4 tahun dan mereka hanya dikontrak tanpa adanya pengangkatan karyawan sehingga perusahaan kini memutuskan hubungan kerja dengan beralasan perusahaan sedang dalam keadaan down akibat pandemi covid-19.

“Jadi kami menuntut hak kami bisa dikeluarkan oleh perusahaan terkait sisa kontrak para pekerja,” tegas Edi.

Ia pun mengaku tidak akan berhenti sampai ada kesepakatan pemberian hak perusahaan. Di mana, audiensi dengan perusahaan belum ada kepekatan antara perusahaan dengan pekerja yang terkena PHK.

“Kami mohon ada beberapa pekerja yang di PHK, agar diperhatikan. Kami minta pemerintah bertanggungjawab. Mau ke mana mereka? Mereka membutuhkan bantuan. Saya minta tidak ada PHK yang dilakukan,” tukasnya.

Aksi unjuk rasa ini dikawal Polsek Cikarang Timur, Polres Metro Bekasi dan TNI.

(Radaksi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here