METRO CIKARANG – Keberadaan mega proyek Meikarta di kawasan koridor timur Jakarta, telah mengubah wajah Kabupaten Bekasi menjadi lebih modern.

Maklum saja, setelah penyelesaian penutupan atap atau topping off 28 menara di Distrik 1, PT Mahkota Sentosa Utama selaku pengembang Meikarta kini tengah fokus mempercepat pembangunan menara di District 2. Selain itu, kantor pemasaran di District 2 Meikarta juga telah resmi dibuka.

“Di tengah pandemi Covid-19, kita tetap komitmen dengan arahan pemerintah untuk terus bergerak. Hari ini, kita meresmikan pembukaan kantor pemasaran District 2,” ujar Chief Operating Officer (COO) Meikarta, Johanes Tong, dalam keterangan tertulisnya, kemarin.

Ia melanjutkan, kantor pemasaran District 2 sudah dibuka untuk umum dengan jam operasional pukul 09.00-16.00 WIB setiap harinya. “Tentu, dengan menerapkan protokol kesehatan ketat sesuai peraturan yang berlaku,” imbuh Johanes.

Menurut dia, pengembang Meikarta saat ini terus menggencarkan pembangunan di District 2 serta merencanakan topping off beberapa menara yang dijadwalkan mulai dilaksanakan bulan depan.

Sementara itu, Chief Marketing Officer (CMO) Meikarta, Lilies Surjono, menambahkan, pembangunan tahap pertama di District 2 dilaksanakan di lima blok atau sebanyak 10 menara. “Tahap pertama ini sedang dikebut pembangunan lima blok atau 10 tower,” ujarnya.

Lilies Surjono menambahkan, beberapa menara di antaranya sudah mencapai lantai 28. “Target kami, bisa melaksanakan topping off di November ini,” katanya.

Adapun blok yang tengah dibangun pada tahap pertama adalah Blok 56009, Blok 56007, Blok 58007, Blok 59007 dan Blok 60007. “Progres pembangunan tower tertinggi yakni di Blok 56007 dan Blok 60007, sudah mencapai ketinggian 28 lantai,” ungkap  Lilies.

Sesuai komitmen Meikarta, sambung dia, sejak dimulainya pembangunan megaproyek ini tiga tahun lalu, pengembang Meikarta konsisten memacu pengerjaan unit-unit di District 1 dan District 2. Seraya intensif membangun komunikasi positif dengan para konsumen yang sebagian di antaranya sudah menempati tempat tinggalnya.

“Kami mengakomodasi dan menangani dengan baik, jika muncul beragam masukan termasuk keluhan dari konsumen kami, dengan berbasis kepada kesepakatan bersama saat memulai proyek,” tutur Lilies.

Dia mengungkapkan, sebanyak 28 menara di District 1 sudah dilaksanakan penutupan atap dan sejak Maret lalu, secara bertahap telah melakukan serah terima unit ke konsumen. “Bahkan, kini sudah ada lebih dari 50 konsumen yang tinggal di District 1,” pungkasnya.

(yud/hyt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here