ILUSTRASI

METRO CIKARANG-Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI memeriksa 6 desa di Kantor Kecamatan Setu, Selasa (25/8/2020). Pemeriksaan berkaitan dengan dana desa yang digunakan untuk bantuan langsung tunai (BLT).

Enam desa yang diperiksa terdiri atas 4 desa dari Setu, yakni Cikaregeman, Kertarahayu, Burangkeng, dan Ciledug. Sementara 2 desa lainnya dari Tambun Selatan: Setiadarma, dan Setiamekar.

Sejak pagi kepala desa beserta stafnya datang ke kantor kecamatan dengan membawa berkas-berkas yang diperlukan untuk diperiksa auditor BPK.

Pelaksana Tugas Camat Setu, Iman Santoso, menjelaskan tidak semua desa diperiksa oleh BPK karena institusi itu hanya mengambil sampel sebagian desa.

“Ada empat desa dari kita diperiksa soal penggunaan BLT dan desa kemarin,” kata Iman. “Ini tidak semua, hanya sampling saja.”

Pemeriksaan berlangsung secara serentak. Tiap meja berisi satu auditor yang memeriksa satu desa. Desa di Kabupaten Bekasi rata-rata telah menggelontorkan dana desa untuk BLT DD tahap kedua.

Sebagai contoh Desa Burangkeng, pada tahap pertama desa memberikan Rp600 ribu per bulan per keluarga, kepada 345 keluarga. Sementara pada tahap kedua jumlah penerima dan besaran BLT DD berkurang menjadi Rp300 ribu per bulan per keluarga, dan total 203 keluarga.

Sementara Desa Ciledug berbeda. Tahap pertama dan kedua besarannya berbeda, dari Rp600 ribu menjadi Rp300 ribu. Namun, jumlah penerima tetap 278 orang.

“Diharapkan 10 item laporan yang diminta BPK, mulai dari perencanaan sampai hasil akhir lengkap. Lengkap secara hukum dan administrasi,” ucap mantan camat Cibarusah ini. 

Kata dia, apabila ada yang harus diperbaiki, maka pihak desa harus memperbaiki laporan itu.  “Kalau (pihak desa) ngeyel, tahapan lanjutan pemeriksaan,” katanya. 

Secara umum Iman melihat desa-desa di Setu menerapkan standar dengan baik seperti terlihat pada musyawarah desa khusus (musdesus) yang digelar untuk menentukan jumlah penerima BLT. 

Sebelum ini, BPK menggelar pemeriksaan serupa terhadap 6 desa di Babelan dan Tarumajaya.

(dim/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here