METRO CIKARANG – BPBD Kabupaten Bekasi ajak warga ikut serta mengantisipasi bencana banjir dan longsor. Salah satunya dengan rutin melakukan kerja bakti di lingkungan masing-masing.

“Jadi bukan hanya terlibat saat terjadi banjir. Tapi penanganan sebelum itu yaitu pencegahan juga dilakukan,” kata Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bekasi, Hasan Basri saat diwawancarai Cikarang Ekspres di ruang kerjanya, Kemarin (8/12).

Hasan mengatakan, upaya pemerintah daerah dalam mengantisipasi bencana banjir sudah dilakukan sebelum memasuki musim hujan. Yakni dengan memetakan wilayah rawan banjir dan melakukan kerja bakti di lingkungan.

“Seperti di Kelurahan Jatimulya dengan melakukan kerja bakti. Serta memberikan pemahaman kepada warga soal pentingnya menjaga lingkungan agar tidak kebanjiran,” katanya.

Upaya antisipasi bencana banjir saat ini di Kabupaten Bekasi dinilai Hasan sudah lebih baik. Karena ada keterlibatan dari forum dan komunitas masyarakat yang peduli terhadap lingkungan.

“Kita bersinergi dengan forum dan komunitas masyarakat. Selain itu kita juga punya desa dan kelurahan tangguh bencana. Itu juga sangat membantu dalan upaya mencegah banjir,” ujarnya.

Di Kabupaten Bekasi ada 13 kecamatan yang menjadi langganan banjir saat musim hujan. Di antaranya Tambun Selatan, Babelan, Cikarang Utara, Tambun Utara, Cibitung dan Cikarang Barat.

“Kalau kecamatan yang tidak pernah banjir ada tiga. Yaitu Bojongmangu, Serangbaru dan Cibarusah. Tapi jika dibandingkan tahun lalu, tahun ini sudah lebih baik penanganannya,” paparnya. 

Menurut Hasan, di bandingan tahun sebelumnya ia mengakui siap saga tahun ini. Pasalnya, ia telah melakukan pencegahan dini melalui peralatannya, personilnya, kemudian bekerjasama dengan perangkat desa tangguh, forum kemasyarakatan.

“Tahun ini ada keterlibatan forum relawan, kemarin kita sudah berkumpul 1000 relawan terdiri kurang lebih 16 komunitas itu sudah bersinergi mudah-mudahan lebih siap,” ucapnya. 

Kemudian, untuk penanganan juga iya memiliki 13 Destana dan 1 Katana yaitu, Desa Pantai Bakti (Babelan Kota), Desa Lenggarsari (Cabangbungin), Desa Karang Asih (Cikarang Utara), Desa Sukadaya, Desa Sukamekar, Desa Pasir Tanjung, Desa Pantai Sederhana, Desa Pantai Muara Gembong, Pantai Bahagia, Pantai Mekar, Desa Bojong Mangu dan Kelurahan Jatimulya.

“Dengan adanya Desatana atau Katana tersebut diharapkan respown time dalam penanganan bencana. Kami juga sudah mempersiapkan 20 perahu untuk penanganan banjir yang akan datang,” tandasnya.

(har/red) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here