METRO BANDUNG BARAT – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bekasi memasang target juara umum Pekan Olahraga Daerah (Porda) Provinsi Jawa Barat 2022 dengan unjuk prestasi dan mendulang medali pada babak kualifikasi tahun depan.

Hal itu ditegaskan Ketua Umum KONI Kabupaten Bekasi Reza Luthfi Hasan dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) 2020 di Hotel Putri Gunung Kabupaten Bandung Barat, Jum’at (18/12).

“Komitmen kami adalah mengembalikan harga diri Kabupaten Bekasi, harga diri masyarakat Kabupaten Bekasi yang hilang saat Porda 2018,” kata Reza. 

Fokus KONI Kabupaten Bekasi saat ini adalah unjuk prestasi di setiap cabang olahraga yang dipertandingkan pada babak kualifikasi.

“Bukan kegiatan-kegiatan seremoni tapi tunjukkan prestasi lewat kompetisi yang menghasilkan medali. Kita tidak berhasil jadi pengurus olahraga jika tidak mampu mencetak prestasi. Satu-satunya organisasi yang indikator keberhasilannya jelas adalah KONI yakni prestasi,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Harian KONI Jawa Barat M Budiana mengapresiasi kinerja KONI Kabupaten Bekasi dengan tanggung jawab besar di pundak para pengurusnya.

“Pembinaan prestasi tidak akan berjalan dengan baik jika organisasi tidak berjalan dengan baik pula. Kabupaten Bekasi sudah bisa membuktikan. Silakan menakar sesuai tema untuk merealisasikan target,” katanya.

Seperti ucapan Bung Karno, kata dia, ‘berdiri di atas kaki sendiri’ Budiana optimistis tradisi menjaga prestasi bagi KONI Kabupaten Bekasi dapat terwujud melalui pembinaan terukur kepada bibit atlet lokal potensial.

Ketua Bidang Pembinaan Prestasi KONI Kabupaten Bekasi Berdje Rumadjid mengaku pesaing ketat Kabupaten Bekasi dalam perebutan juara umum Porda Jabar 2022 masih dipegang Kota Bandung.

“Tren saat ini, Kabupaten Bekasi masih bersaing dengan Kota Bandung dan di bawahnya ada KBB (Kabupaten Bandung Barat), Kota Bekasi, serta Bogor. Tapi kita tetap mencari formula agar persaingan itu bisa kita menangkan,” katanya.

Menurut dia KONI Kabupaten Bekasi memiliki keunggulan dalam segi pembinaan atlet yakni kebijakan yang mampu meningkatkan prestasi atlet seperti intensitas latihan yang terukur serta kelancaran uang pembinaan.

“Dari dua poin itu saja kita bisa melihat perkembangan atlet di Jawa Barat. Selebihnya di olahraga itu terukur, misalnya atletik. Sudah lahir sejumlah atlet yang memiliki level nasional. Lalu di renang, dan ada beberapa cabang olahraga lainnya. Saya yakin meniti tradisi juara dapat terwujud di Porda Jabar 2022 nanti,” demikian Berdje Rumadjid.

Porda Jabar 2022 itu sendiri telah diputuskan digelar di tiga daerah di Jawa Barat, yakni Kota Tasikmalaya, Kabupaten Bandung Barat (KBB) dan Kabupaten Subang.

(Yudi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here