METRO CIKARANG – Langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, membenahi pemukiman kumuh terus dilakukan. Satu di antaranya, kerjasama dengan TNI yang sukses dengan program andalanya TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).

Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja bersama Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi dan Anggota DPR RI Dedi Mulyadi, mengunjungi Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa di Mabasad, Jakarta, kemarin.

Selain itu, kunjungan itu juga membahas tentang hibah tanah untuk pembangunan rumah sakit TNI AD di wilayah Bekasi.

Bupati Eka secara lugas menegaskan bahwa program penanganan pemukiman kumuh di Kabupaten Bekasi akan menangani kawasan dengan luas 1.313,30 Ha yang berada di 60 desa dan kelurahan. 

Target penyelesaian yang akan dikerjakan pada tahun 2021. Di mana, 162,2 Ha yang terdiri dari 25 desa di 5 kecamatan.

“Jadi program penanganan pemukiman kumuh Kabupaten Bekasi memiliki tujuan untuk menciptakan lebih sehat dan berkah,” kata dia didampingi Kepala Bappeda Dedi Supriyadi.

Apalagi, Bupati Eka pun telah meresmikan hasil pembangunan program pemerintah pusat Kota tanpa kumuh (Kotaku) yang dikolaborasikan dengan program pemerintah daerah yakni Bekasi bersih sehat berkah (Berseka) di Desa Mekarsari, Kecamatan Tambun Selatan, pada 20 Februari 2020 silam.

“Kami ingin mengajak berintegrasi dengan beberapa stakeholder seperti TNI AD dalam program penanganan pemukiman kumuh Kabupaten Bekasi,” imbuh dia.

Sementara itu, Kasad Jendra TNI Andika mengaku siap memberikan bantuan untuk program penanganan pemukiman kumuh di Kabupaten Bekasi pada tahun 2021 nanti. Karena menurut dia, program ini akan memberikan dampak positif bagi seluruh masyarakat dan sangat bermanfaat.

“Kami siap mendukung, silahkan jelaskan peran TNI AD dimana saja dan apa saja yang perlu mendapat bantuan kami. Jika memang ada kesulitan di lapangan langsung laporkan kepada saya,” tukas dia.

(Yudi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here