METRO CIKARANG – Desa telah menjadi kunci bagi Kabupaten Bekasi dalam memajukan daerahnya. Pembangunan Bekasi tak lepas dari perkembangan pembangunan desanya. 

Alhasil, sejumlah program prioritas kerja  yang digulirkankan Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja lewat Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) menuai prestasi di kancah nasional.

Mulai dari, penghargaan Anubhawa Sasana Desa dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasona H. Laoly. Di mana, Pemkab Bekasi sukses membina dan mengembangkan Desa Karangasih di wilayah Kabupaten Bekasi Provinsi Jawa Barat sebagai desa sadar hukum.

Lalu, penghargan Kepala Desa Lambingsari, Kecamatan Tambun Selatan atas Responsif Gender Tingkat Nasioanal dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan dan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga, penghargaan Anugerah Gubernur Jawa Barat  2019 dan Pembina Posyandu Terbaik Tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2019 dari Gubernur Jawa Jarat Ridwan Kamil.

Di tahun 2020, penghargaan Desa Lambangsari, Tambun Selatan dari  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas implementasi praktik baik keuangan, Juara 1 lomba kader PKK Tingkat Provinsi Jawa Barat dengan hadiah uang pembinaan Rp. 5,5 juta serta Implementasi Siskeudes pada 180 Desa di Kabupaten Bekasi telah di-assesment oleh Tim Satranas KPK dan BPPT.

Kepala DPMD Ida Farida, menuturkan segudang prestasi yang diraih merupakan hasil kerja bersama Bupati Eka Supria Atmaja atas dukungan dan arahanya dalam mengakselerasi pembangunan desa. Di mana, tiap desa sudah disokong dengan dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD) dari pemerintah pusat maupun daerah.

“Tentu kita akan terus kembangkan dan awasi bersama agar desa-desa bisa terus berprestasi dan menjadi percontohan daerah luar,” ujar dia kepada Cikarang Ekspres, kemarin.

Selain itu, sambung Ida, dirinya juga dituntut menyukseskan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades ) 2020 yang diikuti 16 desa. Di mana, saat ini pesta demokrasi desa di Kabupaten Bekasi sempat ditunda akibat virus korona.

“Harusnya Pilkades ini selesai bulan April, karena adanya wabah covid-19 ditunda. Tapi Insya Allah akan kita mulai pada 13 Desember 2020 mendatang,” tutur dia.

Menurut Ida, pihaknya akan terus mengawal program kerja bupati yaitu kerja bersama demi Bekasi dua kali tambah baik. 

“Khusus bidang pemberdayaan desa akan kami maksimalkan lagi. Sehingga desa-desa lebih mandiri dalam menyesehaterakan masyarakatnya,” imbuhnya. 

Bahkan, Pemkab Bekasi juga menggulirkan program satu desa satu miliar pada tahun 2021. Program baru itu yang bersumber dari APBD Kabupaten Bekasi itu guna memperbaiki infrastruktur di desa-desa. 

(Jamil)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here