BANJIR: Camat Cikarang Utara, Enop Can (kedua dari kanan, jaket hitam) turun ke lokasi banjir dan mengevakuasi warga yang terjebak banjir, Sabtu (20/2/21).

METRO CIKARANG – Hujan deras dengan intensitas tinggi sejak kemarin, Sabtu (20/2/21), membuat 17 Kecamatan di Kabupaten Bekasi terdampak banjir. Satu di antaranya Kecamatan Cikarang Utara. Dari 11 desa, 6 desa terdampak banjir.

Camat Cikarang Utara, Enop Can menjelaskan, Intensitas hujan yang tinggi membuat beberapa kali di Kecamatan Cikarang Utara meluap, seperti kali ulu, kali cikarang dan kali cilemahabang .

Akibatnya, beberapa desa terdampak banjir seperti, Desa Karang Raharja, Desa Tanjung Sari, Desa Karang Baru, Desa Harja Mekar, Desa Simpangan dan Desa Mekarmukti. Selanjutnya ada perumahan Kaswari Jababeka, Perumahan Graha Pemda dan perumahan Graha Asri. Ketinggian air berpariasi, ada yang 1 meter, 1,5 meter.

” Hingga saat ini, Minggu  (21/2/21), pihak muspika kecamatan terus lakukan evakuasi terhadap warga yang terdampak banjir ke tempat yang lebih aman. Baik ke masjid ataupun di rumah-rumah warga yang aman,” kata Enop Can kepada Cikarang Ekspres, Minggu (21/2/21).

Enop Can menjelaskan, meluapnya beberapa kali di Kecamatan Cikarang Utara yang menyebabkan banjir di sebabkan pendangkalan dan belum adanya normalisasi.

” Iya itu yang pertama, ditambah curah hujan yang cukup tinggi. Jadi tidak tertampung lagi luapan dari kali air itu,” jelasnya.

” Untuk kali, sebagian ada yang sudah di normalisasi, ” sambungnya.

Pada saat Musrenbang, kata dia, pihaknya sudah mengusulkan penurapan di beberapa titik bibir kali untuk di lakukan penurapan lebih tinggi.

” Tapi kalau melihat kondisi air saat ini sangat luar biasa. Kita dari 11 desa Yang tergenang air hampir 6 desa yang tergenang. tapi rata-rata yang sifatnya sementara,” tuturnya. 

Dalam musibah banjir ini, Enop Can belum bisa mengatakan berapa jumlah korban jiwa akibat musibah ini. Namun, kata dia, ada dua warga ibu dan anak yang terbawa air di cilemahabang, hingga saat ini belum di temukan.

 ” Pencarian semalam sampai dengan jam 10 bersama Kabag Ops, Kapolsek, Babinsa, Bimaspol, serta Kades juga. Dan sekarang kita akan melanjutkan pencarian,” kata dia.

Bahakan dia juga belum bisa mengatakan berapa kerugian akibat dari musibah banjir ini. Baik kerugian material ataupun yang lainnya.

” Untuk kerugian belum bisa kita tentukan karenakan air masih tinggi. Mudah-mudahan cuaca hari ini cerah dan air kirimanpun cepat selesai,” tandasnya.

(mil)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here