POSTIF: Ternyata dari tes usap massal ribuan buruh di Kawasan MM2100 Cikarang ini menghasilkan 77 orang yang dinyatakan positif.
Setelah Tes Usap Massal di Kawasan MM2100  
 

METRO CIKARANG – Sebanyak 2.200 Buruh yang usap massal di Kawasan MM2100 menghasilkan 77 orang dinyatakan positif.

 Hal itu dikatakan Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi, dr Alamsyah, Rabu (9/12). “Sebanyak 77 orang dinyatakan positif Covid-19,” katanya. 

Alamsyah pun merinci bahwa dari 77 buruh tersebut, 32 orang tercatat sebagai warga Kabupaten Bekasi, sedangkan yang lainnya berasal dari Jakarta, Karawang dan Kota Bekasi.

“Catatan hingga hari ini Rabu (9/12) yang dinyatakan positif itu belum menular kepada pihak keluarga atau kerabat. Belum ada penambahan positif,” katanya. 

Sambung dia, tes usap masal di Kawasan MM2100 merupakan bagian dari rencana pemerintah yang akan melakukan swab test Covid-19 terhadap 12.000 buruh di kawasan industri. Pihaknya juga berpesan kepada para pelaku usaha dan warga  Kabupaten Bekasi agar terus disiplin menerapkan protokol kesehatan hingga pandemi selesai.

“Terutama 3M, memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun dan tidak berkerumun,” tandasnya. 

Dikabarkan sebelumnya, sebanyak 2.000 buruh mulai menjalani tes usap massal di Kawasan Industri MM2100 Kecamatan Cikarang Barat Kabupaten Bekasi, Kamis (3/12). Ini menjadi kali pertama dari rencana 12.000 tes usap massal yang diperuntukkan bagi karyawan pabrik.

“Untuk minggu ini hari ini saja, nanti mulai lagi minggu depan dengan target 12.000 buruh yang akan di-tes swab,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah.

Tes massal ini dilaksanakan Gugus Tugas Covid-19 Pusat dengan menggandeng Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Bekasi. Tes massal terhadap buruh dilakukan lantaran tingginya tingkat paparan covid-19 di klaster industri.

Dalam kali pertama ini, tes dibagi dua sif yakni pagi dan siang yang masing-masing berjumlah 1.000 buruh. Ribuan buruh yang menjalani tes usap ini berasal dari sedikitnya 70 perusahaan di Kawasan MM2100.

“Jadi ada 70 perusahaan yang mengajukan tes, kemudian dibagi-bagi. Setiap perusahaan ada 100 sampai 150 karyawannya yang dites. Sistemnya random namun nantinya diharapkan dapat mengetahui lebih lanjut dari klaster industri ini,” ucap Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Masrikoh.

Kawasan MM2100 menjadi lokasi pertama tes usap lantaran kawasan ini dinilai masuk zona merah. Tingginya jumlah perusahaan berpotensi berbanding lurus dengan jumlah kasus covid-19. Belum lagi beberapa klaster industri dengan kasus tertinggi berlokasi di kawasan ini, salah satunya LG Electronic.

“Kawasan ini juga jadi pilihan pertama karena di banyak perusahaan di sini yang punya mesin PCR sehingga memudahkan. Namun di tes yang lainnya juga akan dilaksanakan di Kawasan-kawasan lain,” ucap Masrikoh.

Pengambilan sampel hasil tes usap ini, lanjut Masrikoh, akan diperiksa di laboratorium milik Universitas Indonesia di Salemba, Jakarta. Ditargetkan, hasil tes bisa diketahui dalam waktu empat hari. (har/red) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here