METRO CIKARANG – PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) mengumumkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) meresmikan jajaran direksi baru yang dilaksanakan di Lippo Cikarang, Bekasi, Senin (6/7).

Dalam pertemuan tersebut, pemegang saham menyetujui perubahan susunan Direksi Perseroan dan penambahan satu anggota Dewan Komisaris terhitung sejak disusunnya RUPST. 

Presiden Direktur LPCK, Simon Subiyanto menuturkan agenda RUPST ini merupakan persetujuan dan pengesahan atas laporan tahunan perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 dan pengangkatan anggota dewan komisaris dan direksi perseroan. Termasuk komisaris independen. 

“Kami mengucapkan selamat bergabung dan berkontribusi meningkatkan kinerja perseroan,” kata dia kepada koran harian ini, kemarin (6/7).

Untuk dewan komisaris yaitu Presiden Komisaris Theo L. Sambuaga, Komisaris Independen Hadi Cahyadi, Komisaris Independen Didik Junaedi, Komisaris Independen Ali Said, Komisaris Sugiono Djauhari, Komisaris Anand Kumar. Sedangkan susunan direksi adalah Presiden Direktur Sie Subiyanto, Direktur Rudy Halim, Direktur Tevilyan Yudhistira Rusli dan Direktur Ju Kian Salim.

Simon juga menambahkan pada tahun 2019 pendapatan meningkat sebesar 18,8% YoY menjadi Rp1.629 miliar dari Rp1.371 miliar di FY18. Mengingat pasar properti yang kompetitif dan situasi perekonomian yang masih belum stabil.

“Kami terus fokus pada pengendalian biaya dan operasi yang efisien sambil menyediakan pelanggan kami dengan  produk-produk berkualitas tinggi, seperti Waterfront Estate yang baru kami luncurkan pada tahun ini,” ujar dia.

Simon meyakini permintaan pasar untuk rumah hunian berkualitas dengan harga di bawah Rp1,5 miliar per unit akan tinggi dengan harga yang menarik untuk segmen perumahan.

Pada tahun 2019, LPCK telah menyerahkan secara bertahap menara di Orange County (Irvine, Westwood, Pasadena, dan Glendale Tower) kepada pelanggan. Keempat menara tersebut terdiri dari 1.779 unit apartemen senilai Rp1,6 triliun dan merupakan contoh lain dari komitmen LPCK untuk menyerahkan unit apartemen tepat waktu.

Kinerja Perseroan juga diapresiasi melalui penghargaan yang diterima seperti mendapatkanIndonesia Most Innovative Business Award sebagai Perusahaan Inovatif dalam Strategi Pengembangan Residensial Lifestyle Berbasis Teknologi kategori Properti dan Real Estate.

Kemudian mendapatkan penghargaan di Properti Indonesia Award sebagai The Highly Commended Housing Development in Cikarang melalui proyek Cosmo Estate.

LPCK telah menunjukkan reputasinya sebagai pengembang properti daerah perkotaan dengan fasilitas berstandar internasional, dengan luas sekitar 3.250 hektar di mana industri menjadi basis ekonominya. LPCK telah berhasil membangun lebih dari 17.192 rumah, dengan populasi saat ini 55.128 penduduk. 

Di kawasan industri Lippo Cikarang, terdapat sekitar 574.042 orang bekerja setiap hari di 1.359 pabrik manufaktur. LPCK adalah anak perusahaan dari PT Lippo Karawaci Tbk (“LPKR”).

LPKR adalah salah satu perusahaan properti terbesar di Indonesia yang terdiri dari total aset dan pendapatan dan terdaftar di Bursa Efek Indonesia. LPKR didukung oleh pendapatan berulang yang solid dan didukungoleh persediaan lahan yang terdiversifikasi. Bisnis LPKR terdiridari Residential / Township, Mal Ritel, Rumah Sakit, Perhotelan, dan Manajemen Aset.

(Jiovano)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here