METRO CIKARANG – Keseriusan warga Cluster Brazia di Mustika Park Place, Setu, dalam mengelola lingkungan hidup mendapat sambutan hangat dari sejumlah elemen masyrakat.

Kepada warga, Badan Pengurus Kabupaten (BPK) Oi Kabupaten Bekasi memberikan ratusan bibit pohon ketapang kencana dan mahoni kepada warga. Kemudian dari Coca-Cola Amatil Indonesia (CCAI) warga mendapatkan sejumlah tong sampah terpilah.

Ketua BPK Oi Kabupaten Bekasi, Abdul Rohman, menjelaskan peringatan ini selain untuk merayakan hari jadi Kabupaten Bekasi dan Republik Indonesia, tapi juga hari jadi ormas yang didirkan Iwan Fals itu.

“16 Agustus ini, umur Oi 21 tahun. Perbuatan kami tidak lain dan tidak bukan selalu menanam pohon. Hari ini sudah kita rasakan pohon yng ditanam, kita bernafas dari pohon,” katanya di lapangan Cluster Brazia, kemarin (16/8).

Dego, sapaan akrabnya, berpesan kepada warga merawat bibit tanaman itu agar tumbuh dengan baik. “Jangan lupa disiram, jangan ditinggal gitu aja. Mati sia-sia perjuangan kita,” ucap dia.

Sementara itu perwakilan CCAI, Praditya Wicaksana, mengaku semoga pemberian tempat sampah terpilah itu dapat memotivasi warga dalam menjaga lingkungan.

“Isu pemilahan sampah cukup serius di Kabupaten Bekasi. Solusinya, pemilahann sampah dari lingkungan terkecil, warga, sampai ke kabupaten. Ini ajang silaturahmi bagi kami,” ucap dia.

Anggota Komisi 9 DPR RI, Obon Tabroni, mengenang ucapan Mantan Bupati Bekasi, Saleh Manaf, tentang menanam pohon.

“Saya tinggal di Telagamurni. Begitu dulu pindah, langsung tanam pohon. Dulu terinsipirasi Saleh Manaf. Dia bilang ‘Di mana pun kamu tinggal, kalau bisa tanam pohon. Jangan berharap hasil’,” kata Obon.

Kader Gerindra itu menjelaskan selain untuk kualitas udara dan paru-paru bumi, menanam pohon juga merupakan suatu amal ibadah yang tidak putus.

Ketua Karang Taruna Kecamatan Setu, Acep Juandi, berharap langkah Oi dan CCAI dapat diikuti oleh yang lain.

Sementara Ketua RW 21 Cluster Brazia, Rahmat Suganda, berterima kasih kepada pihak-pihak yang telah memercayai tempat sampah terpilah dan bibit pohon kepada warga.

“Kami antusias sekali dengan kegiatan seperti ini. Kami sudah tanam pohon di cluster ini. Ketapan kencana ada 30 pohon, mangga 27 pohon, dan kurma 10 pohon,” tukas dia.

(Dimas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here