METRO BEKASI – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, Jawa Barat telah menerapkan Pemberlakuan Sosial Berskala Besar (PSBB) selama 14 hari selama 3 tahap, yakni 15 April sampai 26 Mei 2020. Hal ini tentunya mengikuti peraturan-peraturan yang sudah ditetapkan, seperti peraturan Menteri Kesehatan RI, Peraturan Gubernur Jawa Barat hingga Peraturan Wali Kota Bekasi. 

Kepala Bagian Humas Pemkot Bekasi, Sajekti Rubiyah mengatakan surat laporan penanganan Covid-19 Kota Bekasi dikirim Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi kepada Gubernur Jabar Ridwan Kamil pada 23 Mei 2020.

“Ada beberapa poin penting laporan tersebut di antaranya; terdapat 51 kelurahan yang masuk dalam zona hijau dari 56 kelurahan yang ada di Kota Bekasi, berkurangnya jumlah kasus corona Virus Disease 2019 (covid-19),” kata dia, Senin (25/5).

Menurut Sajekti, perkembangan yang baik ini tentunya penerapan PSBB di Kota Bekasi yang berjalan dengan baik. “Para petugas dilapangan hampir setiap hari, pagi dan malam melakukan sosialisasi kepada masyarakat,” ucapnya.

Sajekti melanjutian pandemi korona ini sangat berpengaruh terhadap perekonomian yang ada di Kota Bekasi sehingga pendapatan bagi 
Pemerintah Kota Bekasi pun menurun.

Pada poin akhir surat tersebut, Wali Kota Bekasi memohon pertimbangan Gubernur Jawa Barat untuk kiranya dapat dilaksanakan relaksasi dengan membuka aktivitas perekonomian secara bertahap dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan..

(Yudi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here