METRO CIKARANG – Panitia Pemilihan Kepala Desa (Panpilkades) Tanjungsari, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, terpaksa harus memindahkan proses pendaftaran ke bangunan milik warga di Jalan Raya Pantura. Pasalnya sekretariat yang di Kantor Desa Tanjungsari terdampak banjir.

Pantuan awak media, banjir menuju kantor desa hingga sepinggang orang dewasa mengakibatkan akses ke kantor desa juga terputus. Otomatis tempat pendaftaran pun dipindah ke bangunan bekas  toko meubel milik warga

Ketua Panpilkades Tanjungsari, Ali menjelaskan di hari pertama ini diprediksi ada tiga bakal calon kepala  desa yang mendaftar ke panpilkades.

“Kita sudah antisipasi, dengan meminjam bangunan milik warga untuk dijadikan lokasi pendaftaran sementara,”kata dia, Senin (2/3).

Ali memastikan, meski banjir sekretariatan, proses pendaftaran pilkades tidak akan terganggu, “Kita ingin proses pilkades tidak terganggu,”tuturnya.

Lantaran sudah menjadi langganan banjir, semua pihak sudah mengantisipasi sehingga tidak menganggu proses pendaftaran, namun ia tidak bisa memastikan kapan banjir akan surut dikantor desa, “Untuk surutnya kita kurang tahu, biasanya bisa 1-3 hari. Paling parah  memang banjir di Feburari ini,”tuturnya.

Penanggung Jawab Kepala Desa Tanjungsari, Namat menjelaskan ratusan warga terdampak banjir di wilayahnya, “Ini yang paling parah,” kata dia.

(dim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here